Hening malam terus menjalar
Menuju muara sunyi
Menghantarkanku pada dunia baru
Sukmaku mengembara menyusuri lorong2 malam tak bertepi
Meninggalkan ragaku yg tergolek di sudut ruang sepi
Kaki mungilku berlari kencang
Mengejar sosok di ujung sana
Tak ku hiraukan kerikil tajam mengoyak
Kabut khan tebal menyelimuti sang malam
Menghalangi pandanganku yang sejengkal
Hembusan angin terasa pedih
Menggigit persendian, menelusup ke pori2
Seruan Ilahi berkumandang
Membuyarkan petualangan malamku
Aku bersujud di ujung pagi
Mengucap syukur pada Ilahi
Terimakasih Tuhan
Engkau ijinkan aku menatap mentari
Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang Bisnis dan Kesehatan di blogku : http:// www.ptmsi.net, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat.
ReplyDelete