Saturday, September 11, 2010

Di Ujung Pagi [Puisi Bunda Ais]

Kala mentari berganti rembulan
Hening malam terus menjalar
Menuju muara sunyi
Menghantarkanku pada dunia baru

Sukmaku mengembara menyusuri lorong2 malam tak bertepi
Meninggalkan ragaku yg tergolek di sudut ruang sepi
Kaki mungilku berlari kencang
Mengejar sosok di ujung sana

Tak ku hiraukan kerikil tajam mengoyak
Kabut khan tebal menyelimuti sang malam
Menghalangi pandanganku yang sejengkal
Hembusan angin terasa pedih
Menggigit persendian, menelusup ke pori2

Seruan Ilahi berkumandang
Membuyarkan petualangan malamku
Aku bersujud di ujung pagi
Mengucap syukur pada Ilahi

Terimakasih Tuhan
Engkau ijinkan aku menatap mentari

1 comments:

  1. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang Bisnis dan Kesehatan di blogku : http:// www.ptmsi.net, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat.

    ReplyDelete